Nilaisaham.com – 6 saham telah ditetapkan menjadi saham pilihan hari ini. Saham-saham tersebut mencapai Auto Reject Atas (ARA) pada perdagangan Selasa (30/09). Keenam saham tersebut telah mencapai batas atas pergerakan harga yang diizinkan pada sesi perdagangan pagi hari. Saham ARA menjadi peluang bagi rekan trader walaupun perlu berhati-hati karena risikonya juga tidak kecil. Berikut ulasan lengkap 6 saham ARA tersebut.
Saham Pilihan
Naiknya harga saham pada kisaran 20% hingga 35% tergantung pada nilai saham adalah salah satu faktor yang menjadi penentu pergerakan harga saham yang sangat drastis sehingga mencapai Auto Reject Atas atau ARA. Saham pilihan ini sangat menarik untuk disimak karena potensi profit yang menjanjikan. Namun, tentu saja risikonya tinggi jika tidak dianalisis dengan baik. Ulasan di bawah ini adalah tentang sham ARA pada perdagangan minggu ini.
Indo Oil Perkasa – OILS
Kegiatan perusahaan: distribusi dan ekspor minyak kelapa sejak 2016. Jumlah saham beredar mencapai 0,45 miliar lembar saham. Ini adalah jumlah saham yang dapat ditransaksikan pada saat bid dan offer. Harga saham sebelumnya Rp193 per lembar dan hari ini Rp260 per lembar. Perubahan harga saham: +67 (34,71%).
Fundamental dan sentimen nampaknya sama-sama berkontribusi pada pergerakan harga saham emiten Indo Oil Perkasa ini sehingga menjadi salah satu saham pilihan minggu ini.
Baca Juga: 5 Saham Top Gainers Minggu Ini (22-26 September 2025)
Rantai Mulia Kontraktorindo – RMKO
Kegiatan perusahaan adalah jasa penunjang pertambangan dan jasa penyewaan alat berat sejak 2017. Jumlah saham beredar: 1,25 miliar lembar saham. Harga saham sebelumnya Rp170 per lembar dan hari ini Rp228 per lembar. Perubahan harga saham: +58 (34,11%). Sentimen positif dari naiknya harga minyak ditambah dengan kondisi ketidakpastian yang melanda ekonomi AS menyebabkan saham ini memperoleh efek positif yang terefleksikan dari gerakan harganya yang naik sehingga menjadi salah satu saham pilihan.
Asri Karya Lestari – ASLI
Kegiatan perusahaan adalah jasa konstruksi umum untuk proyek strategis nasional maupun pryek swasta. Bergerak juga dalam kegiatan persewaan alat berat, kontruksi bangunan sipil jembatan, jalan layang, dan underpass. Jumlah saham beredar: 6,25 miliar.
Harga saham sebelumnya Rp50 per lembar dan hari ini Rp67 per lembar. Perubahan harga saham: +17 (34,00%). Faktor penggerak sehingga saham ini menjadi salah satu saham pilihan pekan ini adalah sentimen positif dari membaiknya kondisi pasar modal Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik di tingkat global.
Koka Indonesia – KOKA
Kegiatan perusahaan: Proyek kontsruksi, teknik mesin, geoteknik, rancangan interior, dan furniture sejak 2011. Jumlah saham beredar: 2,86 miliar. Harga saham sebelumnya Rp248 per lembar dan hari ini Rp310 per lembar. Perubahan harga saham: +62 (25,00%).
Tidak ada perubahan pada faktor fundamental saham KOKA. Kinerja harga saham yang meningkat adalah efek dari sentimen positif pada pasar modal Indonesia. Ketidakpastian ekonomi global dan berkah penurunan suku bunga Bank Sentral AS menjadikan kinerja harga saham ini meningkat.
Fast Food Indonesia – FAST
Kegiatan perusahaan adalah waralaba makanan cepat saji dengan 743 cabang di seluruh kota besar di Indonesia sejak 1979. Jumlah saham beredar: 4,52 miliar.Harga saham sebelumnya Rp580 per lembar dan hari ini Rp725 per lembar. Perubahan harga saham: +145 (25,00%).
Kondisi bisnis FAST sedang tidak membaik saat ini. Kabar penurupan gerai di berbagai kota di Indonesia mengindikasikan bahwa secara operasional, FAST menghadapi kesulitan. Harga saham yang melonjak naik dan mencapai ARA perlu diwaspadai. Bagi rekan-rekan trader, aksi beli pada saham ini harus dilakukan dengan cermat karena bisa saja terjadi penurunan harga yang mendadak.
Supra Boga Lestari – RANC
Kegiatan perusahaan adalah perdagangan eceran produk makanan, minuman, dan rumah tangga melalui supermarket sejak 1997. Jumlah saham beredar: 1,56 miliar.Harga saham sebelumnya Rp810 per lembar dan hari ini Rp1010 per lembar. Perubahan harga saham: +200 (24,69%).
Sentimen positif karena naiknya keuntungan emiten ini adalah faktor yang berkontribusi pada perfoma harga saham. Saham ini menjadi saham pilihan untuk tujuan trading. Untuk tujuan investasi, rekan-rekan investor disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi.***
Baca Juga: 14 Kategori Emosi Trader dan Investor Yang Wajib Diketahui!































One Comment